PKKMB UNIVERSITAS TAHUN 2023

  “Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru” (PKKMB) merupakan program bagi pimpinan perguruan tinggi untuk mengenalkan kepada mahasiswa baru pada proses transisi, mempersiapkan diri menjadi mahasiswa yang matang dan mandiri, serta mempercepat proses adaptasi mahasiswa terhadap lingkungan baru. Hal ini juga menyediakan layanan yang sesuai untuk keberhasilan studi di universitas.


Pengenalan PKKMB juga diharapkan dapat memberikan pelatihan bagi mahasiswa baru untuk membantu mereka lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus dan sistem pendidikan perguruan tinggi. Meskipun pelaksanaan PKKMB menjadi tanggung jawab pimpinan universitas, namun unsur lain seperti dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa aktif mendukung terlaksananya kegiatan ini.


Keinginan warga Lampung untuk menjadi perguruan tinggi negeri mandiri mungkin bisa terwujud. Hal itu dibuktikan dengan adanya Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) Nomor 195 Tahun 1965, yang di dalamnya sejak tanggal 23 September 1965 dinyatakan berdiri Universitas Lampung (Unila) yaitu Fakultas Ekonomi dan Fakultas Hukum. Kusuno Danupoyo yang saat itu menjabat Gubernur Lampung/KDH ditunjuk sebagai Pj Ketua Dewan Pimpinan Universitas Lampung. 


Berdirinya Perguruan Tinggi Kedokteran Unira berawal dari keinginan warga Lampung untuk mendirikan perguruan tinggi kedokteran negeri. Ini diluncurkan pada bulan November 1998. Universitas Lampung, juga dikenal sebagai UNILA, telah menyetujui obat tersebut berdasarkan Surat Perintah Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi No. 3195/D/T/2002 tanggal 28 Oktober 2002.


Pengembangan Kedokteran Universitas Lampung didirikan untuk memenuhi kebutuhan klinis dunia kedokteran khususnya Provinsi Lampung. Hingga Juni 2012, total lulusan dokter Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (FK Unila) berjumlah 250 orang. Sejak angkatan pertama tahun 2008, delapan mata kuliah telah diselesaikan. Ujian Kecakapan Doktor Indonesia (UKDI) yang diikuti lulusan kedokteran Universitas Unira secara konsisten mencapai tingkat kelulusan di atas 90%. FK Unila mempunyai satu orang guru besar, 57 orang dosen tetap khusus bidang PS tahap akademik, 10 orang dosen tetap khusus bidang PS tahap karir, dan puluhan dosen paruh waktu.


 Tujuan FK Unila adalah:

 1. Terwujudnya tridharma pendidikan tinggi bermutu spesialisasi bidang pertanian. 

 2. Menghasilkan lulusan yang akan bekerja secara profesional dan beretika tinggi

 3. Terwujudnya tata kelola organisasi yang dapat memberikan pelayanan berkualitas tinggi

 4. Menjadikan pendidikan kedokteran terjangkau dan adil bagi masyarakat

 5. Meningkatkan kualitas dan daya saing instruktur dan tenaga kependidikan. 

 6. Meningkatkan sarana dan prasarana yang mendukung terlaksananya tridharma perguruan tinggi.

 7. Tercapainya kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung pelaksanaan Tridharma perguruan tinggi. 


A. Hari pertama di Universitas PKKMB

  • Materi 1

Materi diberikan oleh Walikota Hj Kota Bandar Lampung. Eva Dwiana, S.E., M.Si alias Bunda Eva. Beliau membawakan materi bertajuk ``Mengembangkan karakter siswa yang baik dan kreatif''. Inti dari argumentasi yang disampaikan oleh Ibu Eva adalah bahwa segala sesuatu yang kita lakukan harus sesuai dengan etika agama, kita berusaha dengan gigih untuk mencapai sesuatu, kita menguatkan agama kita, dan kita menganggap orang tua sebagai motivasi yang paling mendasar dalam hidup. kamu harus. 

  • Materi 2

Materi ini disampaikan oleh Wakil Panitera I Bidang Akademik UNILA Dr. Ing. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T. membawakan materi bertajuk “Perguruan Tinggi di Era Revolusi 4.0 dan Masyarakat 5.0”. Inti dari diskusi yang dipimpinnya adalah bahwa Society 5.0 merupakan ilmu pengetahuan modern berbasis sains yang menghadirkan Internet of Things ke teknologi seperti kecerdasan buatan dan robot industri. Itu sebabnya kami para pencipta internet tidak bisa kalah dengan robot. Pendidikan Society 5.0 bertujuan untuk mendewasakan siswa dan menjadikannya lebih cerdas. Mahasiswa diharapkan lebih mempunyai tekad dan motivasi batin untuk sukses di masa depan.

  • Materi 3

Materi ini disiapkan oleh Yang Mulia Ivan Marouf Zainuddin, Brigjen TNI Danrem Korem 043 GATAM. Itu telah disampaikan. Ia memaparkan dokumen bertajuk ``Kehidupan Rakyat, Status Nasional, dan Kesadaran Pertahanan Negara.'' Inti argumen yang disampaikannya adalah bela negara mencakup segala upaya mengabdi pada bangsa dengan mengorbankan nyawa demi menjaga eksistensi dan kedaulatan bangsa. Sudah sepatutnya kita sebagai warga negara Indonesia menjaga negara kita dari segala ancaman baik internal maupun eksternal, mulai dari hal kecil seperti mengikuti aturan di tingkat keluarga hingga mengikuti semua peraturan yang dikeluarkan oleh negara dan pemerintah yang sah.

  •  Materi 4

Materi ini dibuat oleh Depriliber Sonata, S.H., M.H. hadiah. Ia memaparkan dokumen bertajuk ``Bahaya terorisme, narkoba dan intoleransi''. Inti argumennya adalah remaja sebenarnya paling rentan terhadap ketiga hal tersebut. Oleh karena itu, sebagai remaja kita perlu mengetahui dan memahami apa yang benar dan salah. Ia juga menjelaskan beberapa perbedaan antara ekstremisme dan intoleransi, keduanya sama-sama merupakan ancaman bagi negara, namun terdapat beberapa perbedaan antara kedua hal tersebut.

  • Materi 5

Materi ini disampaikan oleh Ketua Satgas PPKS UNILA Dr. Chandra Perbawati, S.H., M.H. Pokok argumentasinya adalah seseorang tidak perlu takut terhadap pelecehan seksual, baik verbal maupun fisik. Khususnya mahasiswa UNILA. Contoh kekerasan seksual yang tidak terlihat seperti kekerasan seksual: B. Pernyataan yang mendiskriminasi ciri fisik, kualitas, atau identitas kita, atau menyentuh bagian tubuh yang dilarang.


B. Universitas PKKMB hari ke-2

  • Materi 1

Materi ini disiapkan oleh Direktur Sampai Poliklinik, Dr. Dr Evi Kurniawati, MSc Ia menjelaskan UNILA memiliki poliklinik yang kurang lebih setara dengan rumah sakit seperti PUSKESMAS, namun lebih canggih. Ia dan tim juga menjelaskan langkah perubahan fasilitas kesehatan bagi pengguna BPJS.

  • Materi 2

 Materi ini disampaikan oleh Bapak Iru, Gubernur Lampung pada tahun 2019 hingga tahun 2024. H. Alinal Junaidi. Ia membawakan materi bertajuk “Peran Mahasiswa di Era Digital”. Inti dari nasehat beliau yang dapat saya pahami adalah Pak Gubernur berharap kedepannya lulusan UNILA tidak mencari pekerjaan diluar lampung, melainkan menciptakan kreatifitas dan lapangan pekerjaan baru di lampung sehingga menjadikan lampung sebagai tempat yang maju dan berkembang. mau anu. negara merdeka. Ia juga berharap peringatan 78 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang mengusung tema “Terus Menuju Indonesia Maju” ini dapat menanamkan pada generasi muda khususnya pelajar, jiwa tangguh, mandiri dan percaya diri serta ulet. Spiritualitas tingkat lanjut. Pada tahun 2045, Indonesia diharapkan bisa setara dengan negara maju dengan pendapatan per kapita yang tinggi, menurunkan angka kemiskinan hingga hampir 0 persen, dan menjaga tingkat pengangguran pada angka 0 persen.

Komentar